MENIKMATI WISATA ALAM TAMAN NASIONAL BALI BARAT DAN NUANSA BALI TRADISIONAL DI PERKAMPUNGAN BALI UTARA….^.^
Pagi..^,^
Berhubung lagi semangat nulis Blog.. Jadi hari ini saya mau melanjutkan cerita mengenai pengalaman menarik saya di salah satu Taman Nasional lainnya di Indonesia…
Udah pada baca postingan saya kemarin belum?? Tentang perjalanan ke Taman Nasional Ujung Kulon???
Nah.. cerita yang satu ini ga kalah serunya dengan cerita ke Ujung Kulon kemarin…
kali ini Taman Nasional yang saya jelajahi ada di Pulau yang lebih terkenal di dunia melebihi nama Negara pulau ini berada.. Yap apalagi kalau bukan TAMAN NASIONAL BALI BARATTT….. *.*
Ini cerita tentang perjalanan saya sebagai asisten Kuliah Lapangan Proyek Ekologi, yang lagi2 sangat beruntung karena bisa menjelajahi tempat-tempat luar biasa tanpa ada pengeluaran biaya… hiihihiih… kecuali untuk beli oleh2 ya….

Peta Pulau Bali, Perjalanan kami di mulai dari Gilimanuk-Pulau Menjangan-Lovina Beach-Kintamani-Denpasar-Kuta Beach-Susur pantai selatan Bali-kembali ke Gilimanuk lagi… Wow.. 3/4 Bali kami jelajahi, hihihihi…..
Sabtu, 25 Oktober 2009
Sebagai pelanggan setia kereta ekonomi Pasundan rute Kiara Condong Bandung - Gubeng Surabaya, Proyek ekologi senantiasa meramaikan pagi ceria di hari Sabtu dengan semangat kulap yang masih menggelora…

Biasanya setiap perjalanan menuju jatim, tim kulap proeko selalu berfoto dengan spanduk dan kereta TERCINTA….
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1241931722094&set=t.657174927
Ini kedua kali nya saya merasakan betapa nikmatnya merasakan 17 JAM di dalam KERETA EKONOMI…. Dari bahagia…suara ketawa2 masih nyaring di gerbong yang khusus di sewa untuk kami semua.. Jahim si kuning juga masih melekat di baju kami.. Kartu, monopoli, sampe buku masih rame bertebaran di tiap bangku.. Pagi hari di dalam kereta apalagi masih di daerah Jawa Barat memang masih terasa dinginnnn…..


Tumpukan carrier dan kondisi manusia2 hebat didalam KRL ekonomi…
Ya… makin lama ujian makin berat… sudah memasuki daerah Jawa tengah apalagi di siang hari… Masya Allah… panasnya Tuhannnn…..
Ga ada lagi yang pake jahim si kuning di kereta.. Karena ini pengalaman kedua saya, jadi dari kosan saya sudah mempersiapkan baju dan kerudung yang paling adem yang saya punya untuk perjalanan keberangkatan ke Gubeng.. tapi ternyata panas di dalam kereta masih belum mampu mengalahkan baju yang paling nyaman yang saya punya. Tapi memang kereta kali ini lebih beradab dari pada kulap pertama saya ke alas purwo tingkat 3… Kali ini di dalam kereta masih ada kipas angin kecil, dan kondisi keretanya lumayan bersih, ketimbang kereta pertama saya ke Gubeng yang kotor dan ga da kipas sama sekali….

Dari pada kepanasan mendingan tidurrr…..
Mantap lah rasanya.. mengunjungi satu persatu stasiun dengan berbagai abang2 penjual makanan yang masuk ke gerbong… Paling bahagia ya kalo ada tukang eskrim masuk… Wahhh… langsung ludes seketika di borong anak2 di dalam kereta, juga tukang kipas 1000an yang banyak di daerah Jawa Tengah…. Hmmmm…..
Dulu waktu ke alas purwo saya masih jadi praktikan, sekarang ketika kulap Bali saya sudah menjadi asisten, ternyata pekerjaannya jauhhh lebih berat.. Tapi sebagai asisten saya sudah dapat masuk ke tim bordes.. (itu loh bagian kereta yang ada deket pintu dan ada wcnya… anginnya banyak bo disni… jadi ga kepanasan deh.. apalagi ditambah tim bordes yang gila2.. Teh pupi, teh nuri, agung, bang bokir.. huhhh… sakit jiwa semua….)

Tim bordes…..
Paling seru pengalaman di stasiun Tugu Jogya, dimana asisten harus mengambil makanan box kotak yang sudah dipesan di salah satu langganan tim proeko… Sigap, cepat dan penuh perhitungan.. itulah yang harus diterapkan bagi asisten, dan praktikan di setiap kondisi, maka dari itu.. kami sejak keberangkatan sudah terlatih untuk melakukan apapun sesuai juklak sampe akhirnya pulang nanti…
Waktu kereta berhenti hanya 10 menitan sedangkan ada 90an boks makanan yang harus masuk ke kereta… sejak beberapa stasiun sebelumnya semua asisten sudah memiliki tanggung jawab masing-masing… Rasanya ingin diulang lagi masa2 menegangkan melakukan hal-hal yang serba cepat di dalam kereta…
Ada insiden kecil, waktu di stasiun Tugu itu, ada miskom dengan si mas2 katering langganan kita mengenai jalur keberhentian kereta… untung dengan keahlian para asisten yang sigap berlari kesana kemari mengambil boks dan memasukkannya ke kereta semua boks berhasil selamat masuk ke ke gerbong kami…
Selama perjalanan juga tim BRT selalu sigap meracik aneka makanan yang akan selalu mengenyangkan perut-perut lapar kami… Es buah, mangga dingin.. nutrisari dingin, buavita dingin, Hmmm… semua tersedia bagaikan dapur spesial di kereta ekonomi…
Mantap lah pokoknya…

Eitsss…. jangan ngintip ya!!!
Minggu, 26 Oktober 2009
Ya… 18 jam berlalu… Kesigapan berikutnya segera di uji… ini cobaan lebih berat lagi… bayangkan hanya dalam waktu 10 menit semua orang + cariier dan barang bawaan+ logistik kulap yang terbungkus ber kardus2+ barang-barang BRT+ semua perlengkapan di dalam gerbong harus di keluarkan secepat mungkin… saya suka suasana ini… dari semenjak kulap alas purwo saya sudah suka dengan suasana saat turun dari kereta di stasiun Gubeng.. Stasiun ini bukan pemberhentian terakhir jadi waktu berhentinya terbatas…
Semua komando ada di danlap.. praktikan keluar dari pintu depan, dan logistik+asisten keluar dari pintu satunya lagi… 90 orang harus keluar secepat mungkin.. sungguh pengalaman yang luar bisasa….
Yap stasiun Gubeng sudah menanti.. saya selalu datang kemari di malam hari sekitar pukul 11 malam.. toilet2 di sudut stasiun sudah terbuka lebar menungu kedatangan orang-orang yang ingin bebenah dari perjalanan panjangnya didalam kereta selama 17 jam… setelah satu jam kami bebenah, saatnya kami semua memasukkan semua barang bawaan menuju bis-bis yang sudah di sediakan untuk melanjutkan perjalanan kami ke Penyebrangan Ketapang-Gilimanuk.. selama perjalanan kami melewati Taman nasional Baluran yang sudah mulai meranggas.. Sampai Ketapang sekitar pagi hari jam 7an.. sebelumnya kami sempat makan di restoran pinggir pantai yang sejuk sekali, yah walaupun makan ala kadarnya..

Suasana Gubeng di malam hari…
Ini perjalanan pertama saya menaiki kapal feri menyebrang ke luar Pulau Jawa… Wahh.. seru ya.. Kami turun dari bis dan mulai duduk di kursi-kursi penumpang kapal yang sudah disediakan.. Apalagi rasanya solat di atas Feri.. hihihih… Goyang-goyang hadduuuuhhhhh…. Rukunya susahhh…

Diatas feri enuju Gilimanuk Bali
Satu jam perjalanan di atas feri.. Tiba saatnya saya menginjakkan kaki pertama kali di luar Pulau Jawa…

Yipieee…..@ Pulau Bali…

Ukiran di jalan Gilimanuk menuju Kantor Taman Nasional Bali Barat
Susana Pulau Bali sudah terasa… pahatan-pahatan khas Bali,patung2 serta sesajen yang ada di tiap pintu gerbang bangunan di sini jelas terlihat. Tidak jauh jarak yang harus kami tempuh menuju Kantor TNBB tempat kami melakukan kuliah lapangan.


Susana didalam penginapan asisten dan dosen…
Saatnya kami menuju penginapan, rumah-rumah kecil sebagai guesthouse sudah dipersiapkan bagi para asisten, dosen dan praktikan disini. Fasilitasnya bagus.. Kamar ber-ac, kamar mandi nya bersih, dan halaman untuk parkir luas… Tepat di depan penginapan kami juga langsung laut.. Pulau Jawa terlihat jelas dari penginapan kami….Wahhh… bagusnya….
Hari pertama di TNBB, para asisten sudah sibuk mensurvey lokasi pengamatan untuk masing-masing materi.. tim terumbu karang sudah berangkat untuk survey ke Pulau Menjangan. Tim pengamatan malam juga mulai survey ke hutan-hutan pinggir jalan di daerah Gilimanuk. Para praktikan sedang di berikan penjelasan oleh pengelolan Taman Nasional dan latihan menggunakan alat-alat lapangan. Siang harinya kami menuju tempat penangkaran Jalak Bali. Sudah sulit memang menemukan Jalak Bali terlepas bebas di alam kecuali di penangkaran.
Jalak Bali atau nama latinnya (Leucopsar rothschildi) merupakan burung yang hampir punah. Bentuk fisiknya yang sangat indah ditambah corak khas biru di kelopak matanya, membuat burung ini merupakan burung yang paling diincar oleh pemburu burung-burung langka. Burung-burung di penangkaran ini cukup banyak, ada sekitar 100an. Tetapi memang akses masuknya cukup sulit, karena pemerintah daerah tidak mau kehilangan lagi lebih banyak asetnya, berupa burung khas daerah Bali ini.

Jalak Bali yang mengeluarkan suara-suara nyaring…
Setelah melakukan perjalanan dengan truk (oya di TNBB ini kami selau mobilisasi dengan truk terbuka, inilah kenikmatan disetiap kulap…hihihihi ^,^) kami langsung menuju penginapan di kantor TNBB untuk menyiapkan pengamatan malam kami….

Pengamatan malam di lakukan di sepanjang pinggiran hutan jalan raya Gilimanuk… Tidak banyak yang nampak, hanya ada beberapa suara Rusa yang saling saut-sautan dengan yang lain…
Senin, 27 Oktober 2009
Yap ini adalah hari yang menyenangkan, karena kami akan snorkeling di Pulau Menjangan. Pulau ini masih masuk ke dalam Taman Nasional Bali Barat, dan termasuk ke dalam jalur pelayaran penyu dan lumba-lumba…
Dah ga sabar ingin nyemplung, rasanya terik matahari tidak dapat mengalahkan keinginan teramat sangat saya untuk mencicipi gogle dan snorkel baru saya yang baru dikasih oleh mas heri kriwilll…. (makasih mas kadonya….)
Wah terumbu karangnya bagus bangettttt!!!! jaraknya juga dekat sekali dengan saya jadi apapun jenisnya bisa terlihat jelas… Ikan-ikan badut atau yang terkenal di film Finding Nemo banyak sekali berseliweran keluar masuk anemon laut yang tertancap jelas di cekungan terumbu karang.

Nemo….
Indahhhh sekali… apalgi ini pengalaman pertama saya snorkeling di atas terumbu karang….

Foto andalan, snorkeling di Pulau Menjangan, TNBB

Loh ko miring-miring…
Yah… rasanya sudah puas menikmati biru dan beningnya laut di Pulau Menjangan ini… saatnya kami naik kapal dan menuju Pulau Bali lagi.. Setelah ini kami melakukan pengamatan mangrove di pesisir mangrove Gilimanuk…Wah.. ini pengalaman saya jadi tim materi terestrial.. Saya yang merancang metoda, dan saya yang menjelaskan ke praktikan.. seru sih.. pengalaman baru…
Malam hari kami istirahat… puas bermain air disiang harinya membuat tidur kami lelapppp….
Selasa, 28 Oktober 2009
Ini adalah hari terakhir kami berada di TNBB, saatnya kami menuju KINTAMANiiiiiiii….. Perjalanan menggunakan bis selama 4 jam, melewati Lovina Beach..(sempet mampir dan foto2 dulu disana..) lalu menyusuri jalan2 berbukit menuju daerah kintamani diatas bukit….

Asisten in action di Patung Lumba2, Lovina Beach

Ngejus dulu di Lovina…
WOWWWWWW…. Saran saya Kalo ke Bali mendingan Ke Bali Utara deh.. ke Kintamani, Gunung Batur, atau Ubud.. Bagus banget viewnya… dari pada ke Denpasar yang ga beda sama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya…
Kintamani tuh dingin… apalagi view pegunungannya… Tepat lokasi penginapan kita di Kintamani ada di pinggir danau Batur dan Gunung Batur. Tiap keluar kamar hotel wahhh udara sejuk dan gagahnya gunung Batuur yang saya lihat. Suasana Penginapannya juga TOP BGT lah….
Referensi neh buka aja http://kedisan.com
- Location:Desa Kedisan, Kintamani, Indonesia
- Phone:0811853673, 08121060786, 036651627


- Gubuk-gubuk di pinngir danau Batur, Gubuknya ngapung, jadi kalau makan di situ goyang-goyang, tepat di belakangnya ada pemandangan Gunung Batur.. TOP kan!!!… Kalo yang kanan itu Rumah panggung tempat menginap praktikan.. enak loh….
- Ketika datang kami langsung di sambut oleh “sang empunya” dengan memberikan kami bunga2 kuning yang diselipkan di telinga.. Duh ini kulap apa honey moon sehh….
- Hari pertama di Kintamani kami lakukan dengan mengompil data dan survey bagi para asiten materi… Tidak lupa foto2 selama di kedisann….

- Gaya bet dah…
- Rabu, 29 Oktober 2009
- Ini adalah hari terlelah, karena full materi terestrial.. Wah saya lagi PJ materi terestrial…
- Materi pertama kami lakukan dengan mendaki Gunung Baturrrrr… waw… mendaki Gunung yang gersang.. penuh debu, tapi eksotis…


- Gunung Batur….
Merasakan setiap pijakan kaki melangkah hanya ada debu dan batu bekas letusan gunung 2006 silam… Waw… lelehan lahar yang sudah membeku dan mulai melapuk menjadi tanah banyak di jumpai sepanjang mendaki gunung ini…..
Wahhh… tinggi ku hampir sama dengan agunggg….
Perjalanan panas dan melelahkan saya akhiri sejenak karena saya harus melakukan survey di hutan daerah kintamani atas untuk materi diagram profil.. Huhhh berat, cape, lelah, letih.. semua terasa.. tapi yang namanya kulap tetaP….
GA DA MATINYEEEEE…..!!!!!
Sore hari kami menuju hutan, diagram profil memanti para praktikan untuk segera diamati… ini materi terakhir kulap, jadi energi praktikan sudah pada batas limit terendah… hanya saja semangat untuk menikmati kedisan di malam hari membuat semangat kami bangkit lagi….
Yuuhuuuuu… materi selesai… Pulangnya kami menelusuri bukit menuju penginapan… menuruni bukit yang memiliki view mengagumkan membuat kami melepas kelelahan yang ada… Tertawa bersama… menceritakan ulang kejadian-kejadian bodoh selama beberapa hari yang lalu…
Hahahahahahha…….

Gaya asisten di padang Gunung Batur…
Malam di kedisan… merasakan hembusan angin danau Batur yang sejuk.. sambil ditemani alunan gamelan Bali dan nada-nada khas Bali… sungguh ini bukan kulap.. Tapi honey moonnn…. hahahhaa… tetep….!!!! Menurut cerita kedisan ini memang sering di pakai untuk syuting di Bali… Jelas tempatnya TOP Banget….
Kamis, 30 Oktober 2009
Huaaa…. hari terakhir kami di Bali… Di mulai dengan sarapan bubur khas Bali yang sudah disiapkan oleh pemilik yang juga teman dosen kami Pa Gede Suantika.
Bali… indah sekali kau.. apalagi ketika perjalan pulang kami dimulai dengan menyusuri daerah Bali Utara menuju Denpasar… sepanjang jalan yang kami lihat hanya desa-desa setempat dengan ornamen Janur2 kuning khas menjelang Galungan. Wahhh… indahnya Bali, apalagi sepanjang kami ke sana tidak ada sedikitpun jalan yang rusak.Topppp…!!!!

Suasana Bali menjelang Galungan…
Perjalanan panjang telah ditempuh, akhirnya kami sampai di Denpasar… Suasana khas pedesaan Bali sudah tidak tampak di sini.. yang saya lihat hanya kemacetan dan bule2 yang berseliweran di mana2…
Kami menuju Pantai KUTA… menikmati Mc’d yang full isinya cuma Bule tok… Wah.. pusing saya.. jadi kurcaci2 ditengah besarnya badan2 mereka. Buat saya Pantai Kuta itu sangat ruwet.. sumpek.. masih bagusan Pantainya Alas Purwo dengan Pasir yang besarnya setengah telur cicak.. ditambah masihhh sepiiii….
Huhhh…. Yah cukup pengen tau aja… Gimana seh Pantai Kuta yang terkenal itu….???
Ga lupa foto dulu di depan HARD ROCK CAFE KUTA BALI….
Asisten ko foto2 mulu ya….
Huaaaa… perjalan menuju Kuta sudah berakhir… saat belanja souvenir untuk oleh-oleh teman2 di Bandung…
Cape.. Tapi senang… Melihat pemandangan sepanjang pantai selatan Bali menuju Gilimanuk untuk menyebrang ke Ketapang dan menuju Stasiun Gubeng lagi….
Malam hari kami sampai di Ketapang… Rasanya lelah.. tapi senang…
Bali…Bali..Bali… Ingat Bali Utara loh….
Tengah malam kami sampai di St. Gubeng. Ciri khas kulap pro eko selalu menginap di stasiun Gubeng menanti kereta Pasundan yang datang di pagi hari… (Biar ga telat gitu…) Tidur beralaskan lantai di pinggir rel.. seruuu…..!!!

Menanti sang Pasundan datang…
Ingat cepat, sigap dan penuh perhitungan… itulah yang harus kami lakukan ketika sang kereta datang… “Cepatttt… masuk semuanya….Yang cowo bantuin yang cewenya…!!!” Begitulah teriakan Danlap kulap letika kereta datang….
Wah kenangan2 indah tak terlupakan…
BAli… Kulap… Gubeng.. kereta ekonomi, truk…. Itulah kulap proyek ekologi yang akan selalu diingat bagi kami Biologi ITB…..
Terima kasih buat semuanya… Bu Endah, Pa gede, Bu Devi, Teman2 asisten.. Para praktikan Biologi 2007.. yang sudah membuat kenangan di Bali jadi kenangan yang tak terlupakan…
Wahhh… berpanas2 ria di kereta, naik feri, snorkeling, mendaki gunung, menjelajah hutan, Kutaaa…. Wahhh… Maknyussss…..

Inggit
20102010…..